-->

Hai !!! Selamat membaca..! Semoga Bermanfaat...

Macam-macam Jenis Jerawat

Macam-macam Jenis Jerawat.  Zaman gini jerawatan? Pasti Anda sering mendengar ucapan seperti itu terdengar dari percakapan anak-anak remaja dan dewasa.   Di zaman modern gini, kalau sampai wajah ada jerawatnya, pasti keterlaluan sekali. Secara di luar sana, banyak beredar sabun-sabun anti jerawat. Tidak cocok dengan jenis yang satu bisa coba jenis yang lain. Selama tidak terbuat dari bahan-bahan yang berbahaya, maka patut di coba. Karena wajah mulus bebas jerawat, adalah impian setiap orang.

Jerawat atau acne vulgaris adalah sejenis penyakit kulit yang paling banyak di derita orang. Hampir sebagian besar remaja pernah berjerawat. Ada yang jerawatnya tumbuh dalam masa yang lama, ada pula yang muncul sebentar lalu hilang untuk kemudian muncul di waktu yang lain.


Jerawat memang bukan penyakit yang berbahaya, tetapi kehadirannya dapat mempengaruhi penampakan wajah. Karena jerawat biasanya tumbuh di wajah. Meski ada juga jerawat yang tumbuh di dada, di bahu ataupun di punggung. Tetapi yang paling merisaukan tetap saja jerawat yang tumbuh di wajah karena berpengaruh pada penampilan dan rasa percaya diri seseorang.

Macam-macam Jenis Jerawat

Jerawat atau acne vulgaris ternyata banyak sekali jenisnya. Setidaknya ada 8 jenis yang sering di derita masyarakan luas, yaitu:

1. Komedo putih (White Head) 
Atau bintik putih atau sering juga di sebut komedo tertutup terjadi akibat adanya penyumbatan pori-pori oleh minyak, sebum, keratin dan sel kulit yang mati. 

2. Komedo hitam (Black Head) 
Atau Bintik hitam atau komedo terbuka terbentuk apabila kulit mati dan sebum yang tersumbat di dalam pori-pori menjadi padat dan menyebabkan liang folikel pecah. 

3. Papula (jerawat merah) 
Papula atau jerawat merah adalah benjolan kecil yang muncul akibat dari komedo terbuka yang terinfeksi oleh mikroba sehingga mengalami peradangan sehingga berwarna merah. Biasanya terasa gatal dan mudah sekali menjadi infeksi.

4. Pustula (Jerawat bernanah) 
Pustula atau jerawat bernanah adalah papula yang terlambat di obati. Sehingga darah putih masuk kedalam folikel untuk melawan infeksi mikroba. Pustula biasanya tidak meninggalkan parut setelah sembuh.

5. Cysts (Jerawat batu) 
adalah kondisi jerawat yang paling parah karena dapat meninggalkan parut jika tidak di obati secara sempurna. Jerawat batu merupakan stadium akhir dari jerawat bernanah. Jerawat batu biasanya bersifat turunan. Dan sangat susah di sembuhkan.

6. Jerawat Nodul dan Kista
terbentuk ketika sebuah folikel meradang meletus di bawah kulit. Campuran sebum dan mikroba kemudian akan menyebar ke daerah disekitarnya dan menginfeksi sehingga terjadi peradangan dengan bidang cangkupan yang luas. Untuk mengobati jerawat jenis ini biasanya membutuhkan perawatan khusus dari seorang dokter ahli kulit.

7. Jerawat conglobata
Jerawat conglobata lebih sering terjadi pada laki-laki yang berusia antara usia 18 - 30 tahun. Jerawat ini sangat susah di sembuhkan dan bersifat menahun. Terbentuk karena komedo terbuka yang tidak di obati dengan segera dehingga menjadi jerawat nodul dan kista yang terus menerus pecah sehingga tercipta lesi yang selalu berulang. Jerawat jenis ini dapat menyebabkan kerusakan kulit secara permanen.

8. Jerawat fulminans
Jerawat fulminans adalah jerawat yang paling parah diantara semua jenis jerawat yang lain. Jerawat ini dikenal juga sebagai jerawat ulseratif akut. Terbentuk dari jerawat conglobata yang tidak berhasil diobati. Serangan yang di derita bukan hanya rasa sakit di daerah yang mengalami peradangan, tetapi dapat juga menyebabkan rasa sakit dan peradangan pada sendi, pembengkakan kelenjar getah bening, kekakuan otot, bahkan penurunan berat badan yang ekstrim. 

memang tidak ada orang yang mati karena di sebabkan jerawat, tapi jika yang diderita adalah jerawat fulminans, maka kemungkinan itu bisa saja terjadi. Jadi waspadalah terhadap jerawat. Segeralah menemui ahli kulit jika jerawat membandel dan tidak sembuh-sembuh.